Tuesday, August 18, 2009

Baru dirilis

Thursday, November 06, 2008

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS ICT DI SEKOLAH

Oleh : Cepi Riyana, S.Pd., M.Pd.

"Membantu mewujudkan Sekolah yang Berstandar dan Bermutu..."

LAYANAN PELATIHAN ICT UNTUK SEKOLAH KHUSUSNYA SSN DAN SBI

Rasional

Kebutuhan akan multimedia Interaktif semakin dirasakan, mengingat kondisi perkembangan Teknologi Informasi (IT) semakin berkembang pesat. Dalam dunia pendidikan misalnya siswa mulai dari pra-sekolah, SD, SMP dan SMU/SMK dituntut untuk mengenal TI sejak dini. Kebutuhan ini tidak hanya sebagai wacana tetapi dilegalisasi melalui terbitnya Kurkulum 2004 yang memasukan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah, lebih khusus lagi SMK TI secara spesifik mempelajari TI sebagai suatu keahlian produktif. Untuk menunjang masuknya TI di sekolah, pemerintah secara bertahap membantu sekolah-sekolah dengan memberikan perangkat hardawre komputer sebagai alat peraktek dan ditunjang dengan diberikannya BOM (bantuan perasional Manajemen) yang salah satunya harus dibelanjakan untuk membeli software komputer untuk menunjang pembelajaran TI dan penguasaan materi pelajaran umum dengan bantuan TI. Dengan demikian jelas bahwa kebutuhan bahan pembelajaran berbasis ICT sebagai alat untuk membantu siswa menguasai TI dan materi pelajaran umum lainnya dengan lebih cepat, menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar, menjadi kebutuhan yang mendesak untuk tercapainya kualitas pembelajaran yang diharapkan.

Atas dasar pentingnya bahan pembelajaran berbasis ICT yang dirancang oleh guru bagi peningkatan kualitas pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi dan untuk kepentingan publikasi komunikasi dan informasi lembaga, maka sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk adanya peningkatan kemampuan para pelaku pendidikan/ pelatihan terutama guru untuk memiliki kemampuan dalam merancang multimedia interaktif untuk mengemas berbagai materi-materi pelajaran. Dengan demikian diperlukan adanya kegiatan Pelatihan Pembuatan Multimedia Interaktif berbasis Komputer .

Jenis Kegiatan Pengembangan

Terdapat beberapa jenis kegiatan pengembangan kompetensi guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK dalam penguasaan ICT untuk diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran, yakni:

  1. Pelatihan Pembuatan Desain Presentasi Multimedia yang meliputi desain pesan dan penguasaan tool multimedia projector.
  2. Pelatihan Pembuatan CD interaktif berbagai Mata Pelajaran
  3. Pelatihan Internet Dasar dan Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Effektif.
  4. Pelatihan Pembuatan Web Blog (Company web dan Personal Web)
  5. Pelatihan Pembuatan Desain web untuk E-Learning dan Learning Management System (LMS)

Tujuan Kegiatan Pengembangan

  1. Para Guru memiliki kompetensi dalam Pembuatan Desain Presentasi Multimedia yang meliputi desain pesan dan penguasaan tool multimedia projector.
  2. Para Guru memiliki kompetensi dalam Pembuatan CD interaktif berbagai Mata Pelajaran yang dikuasainya untuk digunakan dalam PBM.
  3. Para Guru memiliki kompetensi dalam penguasaan Internet Dasar dan Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Effektif.
  4. Para Guru memiliki kompetensi dalam Pembuatan Web Blog (Company web dan Personal Web)
  5. Para Guru memiliki kompetensi dalam Pembuatan Desain web untuk E-Learning dan Learning Management System (LMS)

Materi Pelatihan

Pelatihan Pembuatan Desain Presentasi Multimedia yang meliputi desain pesan dan penguasaan tool multimedia projector.

  1. Power Point 2003/2007 Basic dan enrichment.
  2. Power Point to Flash (Mengubah file power point menjadi File format SWF)
  3. Articulate Presenter
  4. Teknik Penggunaan (use) dan pemeliharaan (maintenance) Multimedia Projector (all brand all type)
  5. Prinsip-prinsip desain presentasi sesuai dengan kaidah komunikasi visual Teknologi Pembelajaran.

Pelatihan Pembuatan CD interaktif berbagai Mata Pelajaran

  1. Konsep dasar Multimedia Interaktif (Computer Based instruction)
  2. Teknik pembuatan flowchart dan storyboard
  3. Desain Grafis untuk multimedia interaktif
  4. Programing dengan Macromedia Flash dan Macromedia Director
  5. Animasi dengan Swish Max dan 3D Cool

Pelatihan Internet Dasar dan Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Effektif.

  1. Sejarah internet
  2. Trik Browsing untuk pencarian bahan pembelajaran yang efektif
  3. Mendaftar dan memelihara email
  4. Chatting, Milling List dan News grop
  5. Teknik Download text, ound, animasi dan Video

Pelatihan Pembuatan Web Blog (Company web dan Personal Web)

  1. Konsep, Fungsi dan Manfaat Web Blog
  2. Mendaftar dan mengelola Web Blog
  3. Trik Customis dan Desain Tamplate Web Blog
  4. Managemet web blog sebagai bahan pembelajaran yang efektif

Pelatihan Pembuatan Desain web untuk E-Learning dan Learning Management System (LMS)

  1. Konsep, Prinsip dan Prosedur e-learning
  2. Perancangan naskah untuk e-learning
  3. Desain web dengan Adobe Dreamwever atau Microsoft Front Page
  4. Data Base Management System dengan MySQL
  5. Pemanfaatan e-learning menggunakan Software Open Sources (Moodle, Zoomla, E-Tutor, etc.)

Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Cetak (Printed Material ) berbasis Komputer

  1. Konsep, Prinsip dan Prosedur pembuatan Bahan Ajar cetak Berbasis ICT
  2. Teknik pembuatan brosur, liflet, banner, poster, komik, dll.
  3. Pengolahan Objek Gambar dengan Adobe Photoshop CS
  4. Pembuatan bahan ajar berbasis vektor dengan Corel Draw untuk : mengatur layout, membuat logo.

Output

  1. Dihasilkannya produk media presentasi hasil rancangan guru yang membuat berbagai mata pelajaran yang dikuasainya mulai IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Agama dan lain-lain.
  2. Dihasilkannya naskah-naskah CD Interaktif hasil buatan guru yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk CD Interaktif.
  3. Dihasilkannya produk CD Interaktif yang inovatif, kreatif, edukatif dan menyenangkan hasil rancangan guru yang membuat berbagai mata pelajaran yang dikuasainya mulai IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Agama dan lain-lain.
  4. Dihasilkannya produk media dan sumber belajar yang diambil dari internet hasil pencarian guru yang membuat berbagai mata pelajaran yang dikuasainya mulai IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Agama dan lain-lain. Bahan –bahan tersebut berupa : (1) Jurnal dan artikel pendidikan, (2) Hasil-hasil penelitian khususnya PTK, (3) Video pembelajaran, (4) Buku-buku yang bermanfaat dalam bentuk e-book, (5) Foto-foto sebagai bahan pembelajaran serta (6) Animasi bahan pembelajaran dalam bentuk SWF.
  5. Dihasilkannya Web Blog Guru untuk profil pribadi, sekolah mauoun bahan pembelajaran
  6. Dihasilkannya web e-learning hasil rancangan guru yang membuat berbagai mata pelajaran yang dikuasainya mulai IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Agama dan lain-lain, untuk dimanfaatkan oleh siswa.
  7. Dihasilkannya produk bahan ajar cetak hasil rancangan guru yang membuat berbagai mata pelajaran yang dikuasainya mulai IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Agama dan lain-lain, berupa : buku, poster, banner, grafik, diagram, dll.

Tahapan Program

Untuk menjadikan guru yang memiliki kompetensi penguasaan ICT yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran secara komprehensif yakni semua materi diatas dapat dikuasi, maka perlu ditempuh tahapan sebagai berikut :

Kerjasama Konsultasi

Berdasarkan kebutuhan akan pengembangan peningkatan kompetensi guru bidang ICT tersebut di atas, perkenalkan saya Cepi Riyana, S.Pd. M.Pd berlatar belakang S1 dan S2 Bidang Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI,dan berbekal pengalaman yang cukup dalam membantu guru-guru dalam penguasaan ICT di wilayah Jawa Barat – Banten dan beberapa provinsi di Indonesia. Kami siap mewujudkan impian Sekolah yang bermutu yang memiliki guru yang berkualitas khususnya dalam penguasaan ICT.

Fortofolio Kegiatan

Beberapa kegiatan konsultan dan narasumber ICT yang pernah dialami :

  1. Pengembang bahan ajar multimedia interaktif di PPPG IPA Jl. Diponegoro Bandung pada tahun 2003
  2. Pengembang bahan ajar multimedia di Diklat PUSBIKTEK PU pada tahun 2005
  3. Pengembang Bahan Ajar Berbasis Multimedia untuk Pusat Pelayanan dan Pengembangan Media Pembelaaran (P3MP) UPI mulai 2001-2004
  4. Pengembang Modular Interaktif Tutorial untuk Mata Kuliah Komputer dan Media di Universitas Terbuka, tahun 2004
  5. Pengembang Bahan Ajar video untuk PAUD, tahun 2004
  6. Pengembang Sarana dan SDM bidang Micro Teaching di BPPLSP Jawa Barat, tahun 2005-2006
  7. Distric Trainer DBE3 Bidang ICT untuk Cohort I di wilayah Indramayu dan Cohort 2 di wilayah Subang, tahun 2007-2008
  8. Narasumber pada Pelatihan Metodologi Pembelajaran bidang Multimedia di PT KAI, gelombang I dan II, tahun 2007
  9. Narasumber pada Pelatihan Metodologi Pembelajaran bidang Multimedia di Pusdiklat Metrologi, tahun 2008
  10. Narasumber pada Program AKTA IV POLRI bidang Multimedia, tahun 2008
  11. Narasumber pada Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis ICT di SBI Kabupaten Sukabumi, tahun 2008
  12. Narasumber pada Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis ICT di SBI Kabupaten Cianjur (SMA I Cianjur), tahun 2008
  13. Narasumber pada Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis ICT di SSN Kabupaten Garut (SMP 3 Limbangan) , tahun 2008
  14. Staf ahli ICT dalam pengembangan LMS di PJJ PGSD Konsorsium, Ketenagaan Dikti 2007-2008
  15. dan lain-lain.

Contact Person

Kami siap membantu Sekolah Bapak/Ibu dalam pengembangan Kompetensi guru bidang ICT sebagai Konsultan atau narasumber. Segera hubungi Cepi Riyana, S.Pd.,M.Pd di HP. 08156057496 Tlp (022) 86600483 email : cheppy@upi.edu.

Foto Kegiatan (Klik foto)

Bahan Pelatihan

Beberapa bahan pelatihan yang siap digunakan, yaitu :

Buku Media Pembelajaran ; hakikat, penggunaan, pengembangan dan evaluasi pengarang :

Cepi Riyana, dkk.

Modul Tutorial Adobe photoshop

Modul Tutorial Macromedia Director

CD Tutorial Office

CD Tutorial Cara Menggunakan Internet

CD Tutorial Animasi dengan Swish Max

Modul Teknik Pembuatan Storyboard Multimedia Interaktif

CD Tutorial “Mengembangkan Multmedia Interaktif”.

Tuesday, August 28, 2007

PROGRAM PELATIHAN






Monday, August 20, 2007

FUNGSI DAN PERAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (ICT)
UNTUK PENGEMBANGAN PESANTREN

By : Cepi Riyana (http://cepiriyana.blogspot.com/)

A. Pengantar
Tidak dapat dipungkiri bahwa kita sedang sudah memasuki masa dimana teknologi informasi menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dewasa ini informasi merupakan “komoditas primer” yang dibutuhkan orang, seiring dengan semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi, sehingga lazim dikatakan peradaban pada masa ini merupakan peradaban masyarakat informasi. Menurut Ziauddin Sardar, informasi bukan hanya kebutuhan, melainkan juga dapat menjadi sumber kekuatan. Teknologi informasi dapat menjadi alat terpenting untuk manipulasi dan alat kendali. Ternyata memang, telah menjadi pendapat umum siapa yang menguasai informasi dialah penguasa masa depan. Bahwa kekuatan baru masyarakat bukanlah uang di tangan segelintir orang melainkan informasi ditangan banyak orang (The newsourceof power is not money in the hand of a few, but information in the hand of many).
Wujud dari teknologi informasi yang banyak digunakan oleh manusia saat ini diantaranya adalah komputer dan perangkat lainnya seperti internet, jaringan, wireless, hardware dan software. Secara umum komputer dan internet berfungsi sebagai alat untuk berkomunikasi dan alat pengolahan informasi. Sebagai alat komunikasi internet menjadikan dunia tiada batas (borderless) manusia di belahan dunia manapun dapat berkomunikasi dengan mudah dan cepat, misalnya dengan chating dan mail. Bahkan komunikasi langsung tatap muka dengan dunia yang berbedapun sekarang bukan sesuatu yang aneh, misalnya dengan menggunakan videoconference. Dengan teknologi komputer informasi menjadi sedemikian mudah untuk diperoleh, enek untuk digunakan, mudah diproses dan lebih efisien. Mengolah dokumen yang banyak menjadi mudah dengan proses scaning, word processing hinggan pencetakan (printing). Itulah teknnologi informasi khususnya komputer yang meski jadi bagian penting dalam kehidupan kita, termasuk untuk pengembangan pesantren.
Sebagai sebuah lembaga pendidikan, tentu saja pesanren harus memicu diri menjadi lembaga yang melek terhadap penggunaan teknologi. Teknologi tidak dipandang dari sudut pandang negatifnya (madharat) namun sisi positif (maslahat) teknologi informasi jauh lebih banyak, terutama kepentingannya sebagai media pendidikan (tarbiyah) penegakan ajaran yang haq (syariah) dan sebagai sarana da’wah. Sebagai sarana pendidikan, komputer harus menjadi bagian untuk mempercepat perolehan pengetahuan dan keterampilan bagi siswa. Santri dapat menghapal alquran melalui CD al-Quran digital. Menghapal hadits-hadist yang ratusan bahkan ribuan, cukup dengan CD dan Audio digital (Mp3 player). Seorang sanytri yang akan berda’wah dapat mencari bahan da’wahnya cukup dengan mengakses internet, ribuan bahan tersedia di sana.Banyak lagi manfaat komputer yang lainnya, misalnya untuk mengolah data lembaga, santri, guru, sistem penggajian, sistem informasi lembaga dan lain-lain.

Disampaikan pada Pelatihan Pengembangan IT untuk Pesantren
(Kerjasama dengan Kanwil Depag Jabar)

Artikel lengkap hubungi email (cheppy@upi.edu)